Primary tabs

Studi Komparatif, Kepala DKPUS Babel Disambut Kepala DPKD DIY

YOGYAKARTA – Setelah melakukan studi komparatif ke Perpusnas, Perpusda DKI Jakarta, Dispusipda Jawa Barat, Kamis (19/10/2023), Kepala DKPUS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Rakhmadi bersama tim melanjutkan hal yang sama ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kedatangan orang nomor satu di DKPUS Babel beserta rombongan tersebut, disambut langsung Kepala DPKD DIY, Monika Nur Lastiyani didampingi Martono Heri Prasetyo Sekretaris DPKD, Kabid Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan DPKD DIY Muhamad Rosyid Budiman, di Ruang Pertemuan Kantor DPKD DIY.

Kepala DKPUS Babel Rakhmadi dalam kesempatan itu mengatakan, kunjungan DKPUS Babel kali ini selain bersilaturahmi sekaligus untuk studi komparatif, baik di bidang perpustakaan maupun kearsipan.

“Kami ingin melakukan perbandingan apa yang menjadi kelebihan-kelebihan di DPKD DIY. Karena Provinsi Babel masih baru, termasuk Gedung Perpustakaan Provinsi Babel masih baru. Kami juga ingin membenahi bidang kearsipan kami,” kata Rakhmadi.

Disebutkan Rakhmadi, selain keterbatasan SDM, Gedung Layanan Perpustakaan (GLP) Provinsi Babel juga masih kekurangan sarpras. “Semoga tahun 2024 mendatang sarpras GLP kami mulai terlengkapi,”  harap Rakhmadi.

Selain itu, ditambahkan Rakhmadi, pihaknya ingin mengetahui strategi apa yang dilakukan sehingga DPKD DIY tahun lalu bisa meraih peringkat pertama Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tingkat nasional.

Tak hanya itu, DPKD DIY juga meraih peringkat teratas secara nasional Pengawasan Kearsipan.  

“Terima kasih kepada Kepala DPK DIY beserta jajaran yang telah menerima kami berkunjung ke DPKD DIY. Kami berharap kunjungan kami ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan serta perubahan yang lebih baik bagi layanan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Babel,” ujar Rakhmadi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Istimewa Yogyakarta (DPKD DIY) Monika Nur Lastiyani turut menyampaikan terima kasih kepada Kepala DKPUS Babel beserta tim yang telah menyambangi DPKD DIY.

“Sebenarnya apa yang saya dan kawan-kawan DPKD DIY lakukan sesuatu yang biasa-biasa saja,” ucapnya mengawali sambutan.

Memang, diakui Monika, beberapa hal yang sedikit beda yang dimiliki DPKD DIY, diantaranya bidang perpustakaan dalam hal ini IPLM DIY mendapatkan posisi pertama nasional. Kemudian Pengawasan Kearsipan peringkat pertama nasional.

Disamping itu, DPKD khusus bidang kearsipan, DPKD DIY punya ruangan diorama, yang ini memang tidak dimiliki daerah lain, bahkan nasional. “Diorama DPKD DIY adalah satu-satunya di Indonesia,” ungkapnya.

Dari sejumlah kelebihan yang dimiliki DPKD DIY, yang tak kalah penting bahkan harus diperhatikan adalah semangat dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada Masyarakat.

“Untuk anggaran DPKD DIY, untuk tahun 2023 ini nilainya mencapai angka lebih kurang 53 miliar,” sebut Monika.

Babel dan DIY, kata dia, tak jauh beda. DIY memiliki 5 kabupaten/kota, sedangkan Babel punya 7 kabupaten/kota.

Sumber: 
DKPUS Babel
Penulis: 
Ahmad
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
DKPUS

Berita

Ketua Panitia Lomba Pustakawan Berprestasi Tingkat Provinsi Babel Tahun 2021, Hari Budiman
05/05/2021 | DKPUS Babel
650 kali dilihat
24/10/2019 | Pustakawan DKPUS Provin...
581 kali dilihat
Kepala DKPUS Babel Dr Asyraf Suryadin foto bersama para pemenang Lomba Menulis Cerpen Tahun 2020.
29/09/2020 | DKPUS Babel
461 kali dilihat
30/10/2019 | Pustakawan DKPUS Provin...
376 kali dilihat
23/10/2018 | Pustakawan DKPUS Pempro...
357 kali dilihat
14/11/2018 | DKPUS Provinsi Kep. Ban...
351 kali dilihat