Primary tabs

Peran Perpustakaan Masjid Dalam Mencerdaskan Masyarakat

Masjid memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah sebagai lembaga pendidikan. Agar fungsi ini dapat menunjang kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan tata kehidupan umat dan berjalan dengan baik dan optimal, perlu adanya sarana dan prasarana penunjang. Salah satu sarana dan prasarana penunjang masjid sebagai lembaga pendidikan adalah Perpustakaan, yang mana dengan adanya Perpustakaan masjid, akan tersedia sarana bacaan yang dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan keagamaan bagi umat Islam.Perpustakaan sebagai lembaga pendidikan dan lembaga penyedia informasi akan memiliki kinerja yang baik, apabila ditunjang dengan sistem manajemen yang memadai, sehingga seluruh aktivitas lembaga akan mengarah pada pencapaian tujuan yang telah diterapkan. Memang sudah seharusnya setiap masjid atau mushola memiliki perpustakaan ataupun pojok baca, untuk dapat memberikan layanan informasi kepada masyarakat dengan baik dan lancar.

Perkembangan dunia dewasa ini menuntut umat manusia untuk senantiasa meng-update diri dengan informasi terbaru. Inilah tantangan terberat yang dihadapi manusia diabad-21 ini. Perubahan di berbagai bidang kehidupan berlangsung dengan sangat cepat, sehingga jika kita tidak mampu mengimbanginya dengan kemauan untuk menerima perubahan tersebut, maka kita akan ketinggalan. Sejarah Islam mencatat bahwa masjid merupakan pusat perkembangan peradaban umat Islam. Salah satu kunci keberhasilan masjid sebagai pusat pengembangan peradaban adalah berfungsinya perpustakaan masjid. Perpustakaan masjid memiliki peran penting dalam mencerdaskan umat dan mewujudkan komunitas belajar (learning society). Salah satu ciri masyarakat belajar adalah masyarakat yang sadar informasi dan cerdas dalam memilih informasi, baik itu informasi popular, informasi keagamaan, maupun informasi ilmiah. Untuk itu perpustakaan masjid harus didukung oleh koleksi yang memadai, dalam arti jumlah dan keragaman subyeknya,serta layanan yang mendukung.

Pada prinsipnya Perpustakaan memiliki 3 (tiga) fungsi utama yaitu: Akuisis (pengadaan) Koleksi, Preservasi (penyimpanan atau pelestarian), dan diseminasi informasi (layanan). Ketiga fungsi ini menempatkan Perpustakaan berada ditengah-tengah antara koleksi dan pengguna. Jadi, jika ingin mengundang partisipasi aktif masyarakat untuk memperkaya dan memanfaatkan koleksi perpustakaan masjid, maka penting untuk memperhatikan keragaman koleksi. Sebagai pusat kegiatan umat, masjid memiliki dua peran penting yakni :

sebagai tempat aktivitas sosial, dan pendidikan serta memiliki fungsi antara lain sebagai berikut;

 

  1. Membantu menyukseskan program-program yang diletakan di masjid yaitu menanamkan sendi-sendi   dasar ajaran islam
  2. menanamkan kecintaan dan kesadaran akan ajaran islam
  3. memupuk kebiasaan membaca sejak dini
  4. memperluas sumber-sumber pengetahuan islam
  5. membantu mengembangkan ketrampilan berbahasa, baik bahasa sendiri maupun bahasa lainnya
  6. membimbing anak didik dan jamaah masjid mengembangkan minat, bakat serta kegemaran membaca
  7. membimbing anak didik dan jamaah masjid untuk belajar tentang bagaimana menggunakan dan memanfaatkan perpustakaan secara efektif dan efisien terutama dalam menelusur bahan pustaka yang diinginkan
  8. menyediakan bahan bacaan yang menyangkut ilmu pengetahuan, ketrampilan serta akhlak yang menunjang program pendidikan islam umumnya dan pendidikan masjid khususnya.

Seperti halnya dengan sekolah, masjid juga tak bisa dipisahkan dari keberadaan perpustakaan. Aktivitas pendidikan di masjid tentu membutuhkan banyak buku sebagai referensi. Hal ini mendorong masyarakat di dunia Islam secara rela menyumbangkan dan mewakafkan koleksi buku yang dimilikinya disimpan di Perpustakaan masjid. Perpustakaan masjid berfungsi sebagai pusat dakwah karena dakwah bukan hanya dakwah bil lisan, tetapi juga bil kitab melalui buku-buku atau media cetak dan rekaman. Dengan adanya Perpustakaan, masjid juga berfungsi sebagai pusat pendidikan karena lewat perpustakaan para jamaah masjid dan umat Islam umumnya mempelajari apa-apa yang telah dihasilkan terlebih dahulu dan senantiasa dapat mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap informasi-informasi yang baru secara positif. Kemudian, di samping itu perpustakaan masjid merupakan tempat kegiatan kemasyarakatan karena dengan adanya perpustakaan, masjid yang semula hanya sebagai tempat ibadah (sholat) diharapkan masyarakat yang terlibat di dalamnya (jamaah masjid dan masyarakat umum) dapat berperan secara aktif untuk memakmurkan masjid.

 

DAFTAR PUSTAKA :

Lasa HS : Manajemen Perpustakaan ; Yogyakarta : Gama Media, 2005.

QALYUBI, Syihabuddin : Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi ; Yogyakarta : IAIN Suka, 2003.

Adjat, Sakir dkk. Kamus Kecil Perpustakaan. Bandung: Penerbit ITB, 1983.

Penulis: 
Anggya Dwie Permatasari
Sumber: 
Pustakawan DKPUS Provinsi Kep. Bangka Belitung

Artikel

31/12/2024 | Darma, S.I.Pust, Pustakawan Universitas Bangka Belitung
30/12/2024 | Darma, S.I.Pust, Pustakawan Universitas Bangka Belitung
29/12/2023 | DKPUS Prov. Kep. Babel
21/12/2023 | DKPUS Prov. Kep. Babel
13/12/2023 | DKPUS Prov. Kep. Babel
05/04/2019 | Runi Alcitra amalia
61,937 kali dilihat
05/12/2022 | Riyad, Pustakawan DKPUS Prov. Kep. Babel
32,134 kali dilihat
03/10/2019 | Runi Alcitra Amalia
21,393 kali dilihat

ArtikelPer Kategori